Penelitian mengenai warna kulit tidak merata, 2011

Pusat percobaan

Thomas J. Stephens & Associates, Inc., Texas, United States of America.

Tujuan

Untuk mengevaluasi efektifitas dari Bi-Oil dalam membantu memperbaiki warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik ketika digunakan oleh wanita dengan photodamage (penuaan) kulit ringan sampai sedang pada leher dan wajah.

Sampel

Subyek: 67 partisipan wanita (dari berbagai etnis) yang secara klinis telah ditentukan mengalami photodamaged ringan sampai sedang pada wajah dan leher. Bi-Oil merawat 35 subyek dan tidak merawat 32 subyek. Usia partisipan: 30 sampai 70 tahun.

Metodologi

Acak, terkontrol, efikasi grader-blind. Subyek berpartisipasi dalam evaluasi penyaringan awal diikuti oleh 1 minggu periode washout (penghilangan materi atau substansi pada tubuh). Produk dioleskan pada wajah dan leher dua kali sehari selama 12 minggu. Aplikasi dilakukan dibawah pengawasan secara berkala. Penilaian dilakukan pada minggu ke-0, 2, 4, 8 dan 12. Subyek secara klinis dinilai terpisah pada area wajah dan leher untuk warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik.

Hasil

Bi-Oil berkhasiat dalam memperbaiki tampilan warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik pada partisipan dengan photodamaged (penuaan) kulit. Setelah 4 minggu hasil statistik yang signifikan dicapai untuk kedua parameter pada wajah dan leher. Setelah 12 minggu 86% dari subyek Bi-Oil menunjukkan perbaikan signifikan secara statistik pada warna kulit tidak merata di wajah, 71% subyek pada pigmentasi berbintik-bintik pada wajah, 69% pada warna kulit tidak merata di leher dan 60% pada pigmentasi berbintik-bintik di leher.