Uji kulit sensitif, 2006

Pusat percobaan

Future Cosmetics, Pretoria, South Africa.

Tujuan

Untuk menguji apakah Bi-Oil menimbulkan iritasi kulit pada subyek yang memiliki kulit sensitif.

Sampel

Subyek : 21 partisipan. Usia partisipan : 18 - 65. Seleksi kriteria : Subyek dengan kulit sensitif dipilih dan diekspos dengan kontrol positif (asam laktat) untuk menguji status kulit sensitif mereka.

Metodologi

Acak dan terkontrol. 3 area yang dievaluasi : area dimana air yang telah di-deionisasi diaplikasikan (kontrol negatif), area dimana Bi-Oil diaplikasikan, dan area dimana larutan Sodium Lauril Sulfat 1% daplikasikan (kontrol positif - dikenal sebagai pemicu iritasi kulit). Uji produk diaplikasikan menggunakan patch pada lengan bawah volar dan dihapus setelah 24 jam. Kulit dievaluasi dan reaksi dicatat pada jam ke 24, 48, 72, dan 96 setelah aplikasi. Dermatologis hadir selama evaluasi. Reaksi kulit dinilai pada skala 0-4 ( 0 adalah tidak ada respon dan 4 adalah kemerahan yang terasa berapi).

Hasil

Bi-Oil merupakan produk non-iritan untuk subyek-subyek dengan kulit sensitif. Tidak ada subyek yang mengalami reaksi negatif terhadap Bi-Oil. Bi-Oil memiliki nilai reaksi rata-rata 0.03 selama periode 96 jam. Bi-Oil memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan air deionisasi (kontrol negatif).